Selasa, 29 Agustus 2017

Ingin Tetap Bahagia? Penuhi Jam Tidur Malam Kamu!

Semua orang pasti ingin merasakan kebahagiaan setiap hari. Terkadang, stres tinggi dan beban kerja yang timbul karena seseorang merasa jauh dari kebahagiaan.

Namun, tak banyak orang yang mengetahui kunci kebahagiaan tersebut adalah mendapatkan cukup tidur. Sebuah survei mengatakan bahwa orang merasa sangat bahagia setelah mendapatkan tujuh jam dan enam menit untuk menutup mata mereka.

Tujuh jam adalah waktu yang direkomendasikan oleh orang dewasa untuk tidur oleh carakuhidupsehat.com NHS. Namun, menambahkan waktu selama enam menit kemudian dianggap sebagai waktu yang tepat.

Tak heran bila kebanyakan orang yang suka begadang atau terlambat tidur memiliki perasaan emosional yang tinggi. Biasanya, seseorang memutuskan untuk tetap terjaga saat tumpang tindih kerja. Tidak mengherankan jika ia juga dialami oleh seseorang yang mengalami insomnia (sulit tidur).

Padahal, seseorang yang kurang tidur akan sangat terlihat dari ekspresi wajahnya. Biasanya, kelopak mata bagian bawah akan terlihat lebih gelap dan wajah akan menjadi terjerat.

Mengingat pentingnya kesadaran memiliki kunci kebahagiaan, penelitian dilakukan oleh perusahaan kasur bernama Amerisleep. Penelitian dilakukan pada 2 ribu orang sekitar 25 tahun dan lebih memilih wanita. Itu karena wanita dinilai sebagai orang yang berusaha mencapai impian paling solid.

Wanita juga menilai bahwa kebahagiaan tidak akan terjadi saat seseorang tidur dalam waktu yang lebih singkat.
Lihat Juga: Temuan-Temuan Keajaiban Baru Dapat Mengurangi Nafsu Makan Seseorang

Dari penelitian tersebut disebutkan, seseorang merasa terlalu senang bisa istirahat 7 jam 6 menit. Sementara para wanita setelah ditahan selama enam jam 54 menit, wajah mereka saat tidur akan menunjukkan wajah bahagia dan bahagia.

Dilansir sehat itu aku, saat seseorang mengalami tidur kurang dari enam jam 48 menit bisa dikatakan tidak merasa senang, khawatir, dan tidak pernah bersyukur.

Minggu, 13 Agustus 2017

Telinga Kemasukan Air, Bahaya atau Tidak?

Siapa yang tidak suka berenang? Itu akan menyenangkan. Tapi kadang-kadang, sedangkan diserap dalam telinga bisa diberi air dan rasa ketidaknyamanan.

Sebagai tanggapan, www.solusitinggiku.com Dr Agus Subagio, SpTHT mengatakan asupan air saat berenang pada dasarnya tidak masalah. Karena air secara alami akan lubang telinga.

"Tidak ada Kemudian air masalah. Juga diri sendiri atau menguap karena lingkungan sangat panas," kata Dr Agus ketika berbicara dengan detikHealth baru-baru ini.

Namun dia mengatakan, masalah bisa timbul jika kondisi tidak telinga bersih. Pasalnya, air yang masuk dapat menyebabkan kotoran di dalam teleport mengembang untuk menutupi outlet air.

"Jika kotoran diperluas dalam lubang tertutup sehingga air tidak bisa keluar dan menyebabkan perasaan tidak nyaman Jadi ketika telinga adalah selalu bersih dan tidak memiliki masalah air," lanjutnya dokter berlatih di Pondok Indah Puri Indah rumah sakit.

Seperti dikutip dari Livestrong, air tidak bersih dan masukkan telinga dapat menyebabkan risiko infeksi. Karena ada lilin telinga pelindung yang mengandung zat yang digunakan untuk menjaga bakteri tidak dapat berkembang biak.

Air sumur dan lapisan lilin ini tidak bisa dicampur. Ketika orang-orang berenang, air akan datang dan mencuci lapisan ini. Ketika orang berenang untuk waktu yang lama, air benar-benar dapat menghilangkan lapisan ini dan membuat telinga diabaikan sehingga risiko infeksi.